Artikel

Kaum Yang Berpaling

Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menjadikan fenomena alam sebagai musibah bagi manusia. Sebaliknya, Yang Maha Kuasa menjadikan fenomena alam sebagai lahan kebaikan bagi manusia. Difirmankan,"Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri."(QS. An Nisaa: 79).

Banjir dimana-mana di hampir seluruh pelosok nusantara, apalagi di ibukota negara pada musim hujan seperti ini harus disikapi sebagai sebuah pembelajaran. Karena itu, kita layak mengevaluasi diri, mengambil hikmah serta berusaha memperbaiki diri sebagai bagian dari proses perbaikan bangsa. Sebab banjir akan didatangkan kepada kaum yang berpaling, sesuai yang difirmankan dalam QS Saba' ayat 16 yang berbunyi: "Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon atsl dan sedikit dari pohon sidr".

Sebenarnya, seperti apa kaum yang berpaling itu? Yaitu kaum yang meninggalkan sistematika iqra, berpikir secara sistematis, menenggelamkan diri ke dalam penyakit-penyakit hati seperti tamak dan hasad (iri hati). Sayangnya, tiga sifat dasar yang dikehendaki Allah untuk kita perbaiki, justru kita jadikan motivasi. Apa saja tiga sifat dasar itu, mari kita identifikasi satu persatu.

Read more ...

Hukum Berqurban Secara Kolektif

Bulan Syawal telah berlalu, sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Dzulhijah. Meskipun masih satu bulan lagi, tidak ada salahnya jika kita mempersiapkan diri untuk menyambut Hari raya Idul Adha mulai sekarang. Hari Raya Idul Adha identik dengan berqurban. Berqurban adalah suatu ibadah yang mulia dan bentuk pendekatan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Maka wajar saja, banyak orang yang ingin melaksanakan ibadah qurban. Tapi, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana hukumnya, ketika ada beberapa orang yang karena keterbatasan dana, tidak bisa membeli secara sendiri-sendiri kambing untuk qurban, kemudian membeli kambing itu secara kolektif dan diniatkan atas nama bersama-sama. Mari kita simak uraian berikut ini.

 

Read more ...

Hukum Membayar Zakat Fitrah Dengan Uang

Zakat Fitrah diwajibkan atas nama diri kita dan atas nama mereka yang di bawah tanggung jawab kita, termasuk atas nama anak kita yang masih kecil sebagai penyempurna atau penutup amaliyah Ramadhan. Zakat fitrah biasanya dibayar dengan menggunakan beras. Tapi ada juga yang membayar zakat fitrah dengan menggunakan uang. Lalu apa hukum membayar zakat fitrah dengan menggunakan uang?

Read more ...

Evolusi Pasar Menurut Ghazali

Bayangkan jika aktivitas perdagangan hanya mengandalkan pola barter atau kehidupan ekonomi terlalu banyak diatur penguasa. Kemungkinan tidak berkembang dan terjadinya berbagai distorsi harga tentu sangat besar. Karena itulah pemikiran tentang perlunya aktivitas perdagangan yang ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran jauh sebelum munculnya pemikiran ekonomi modern telah diungkapkan oleh pemikir Islam.

Salah satunya adalah pandangan Abu Hamid al Ghazali (1058-1111). Mungkin cukup mengejutkan jika dia menyajikan penjabaran yang rinci akan peranan aktivitas perdagangan dan timbulnya pasar yang harganya bergerak sesuai kekuatan permintaan dan penawaran. Maklum, ia dikenal sebagai ahli tasawuf. Bagi Ghazali, pasar merupakan bagian dari "keteraturan alami". Secara rinci dia juga menerangkan bagaimana evolusi terciptanya pasar.

Simak saja ucapannya. "Dapat saja petani hidup di mana alat-alat pertanian tidak tersedia. Sebaliknya pandai besi dan tukang kaui hidup dimana lahan pertanian tidak ada. Namun secara alami mereka akan saling memenuhi kebutuhan masing-masing. Dapat pula terjadi tukang kayu membutuhkan makanan, tetapi petani tidak membutuhkan alat-alat tersebut atau sebaliknya. Keadaan ini menimbulkan masalah. Oleh karena itu, secara alami pula orang akan terdorong untuk menyediakan tempat penyimpanan alat-alat di satu pihak dan tempat penympanan hasil pertanian di pihak lain.

Read more ...