Berita

BPR Syariah Bakti Makmur Indah Sidoarjo Dapat Penghargaan dari Himperra Jatim

TIMESINDONESIA, SIDOARJO – TimesIndonesia-Sidoarjo, PT BPR Syariah Baktimakmur Indah (BMI) Sidoarjo mendapat penghargaan dari Himpunan Pengusaha Perumahan Rakyat Jawa Timur (Himperra Jatim) saat pelaksanaan Rakernas Himperra di Hotel Shangrilla Surabaya, Kamis (2/5/2019) lalu.

"Alhamdulillah, pemberian penghargaan ini sebagai mitra strategis Himperra Jatim atau bisa dikatakan wujud jalinan kerjasama antara BPR Syariah Bakti Makmur dengan Himperra Jatim," kata Hj. Dwi Emi Subekti, S.Hut., Direktur Utama PT BPR Syariah Baktimakmur Indah Sidoarjo, Minggu (5/5/2019)

Penghargaan tersebut diberikan langung oleh Wakil Ketua DPP Himperra Jatim, H. Hadiana kepada Direktur Utama BPR Syariah Baktimakmur Indah Sidoarjo.

Menurut Hj. Dwi Emi Subekti penghargaan ini menandai telah terjalin kebersamaan antara Lembaga Perbankan Syariah dan Pengusaha Perumahan yang mempunyai tujuan yang sama yakni pengusaha perumahan dalam mengembangkan usahanya bisa memberikan manfaat kepada calon-calon keluarga milenial untuk memiliki aset rumah pertamanya .

Read more ...

Agar tak Kalah Saing, BUMN Bersatu Bikin Usaha Fintech

 

Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan antara industri perbankan dan perusahaan financial technology (fintech) kian ketat. Kini, hampir seluruh layanan perbankan bisa diakses melalui fintech yang lebih mudah dari segi prosedur.

Sejumlah bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut masuk ke bisnis ini guna menjaring pangsa pasar yang diambil berbagai perusahaan fintech.

Bank yang terhimpun dalam bank himpunan bank milik negara (Himbara), yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), pun mulai masuk fintech atas desakan Menteri BUMN Rini Soemarno. Fintech tersebut diberi nama LinkAja.

Read more ...

Fintech syariah telah lampui target penyaluran dana 2018

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keungan (OJK) telah melampaui target penyaluran pinjaman tahun 2018. Dua fintech syariah yang terdaftar di OJK, yaitu Dana Syariah dan Ammana telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 70 miliar dan Rp 7 miliar.

Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) Ronald Yusuf Wijaya memperkirakan, penyaluran pinjaman fintech syariah akan mencapai Rp 60 miliar sampai akhir tahun. Bahkan, prediksi Ronald ini juga turut memasukkan empat fintech syariah yang tengah dalam proses pencatatan di OJK.

“Kami memperkirakan jumlah pinjaman akan akan sampai Rp 50 miliar–Rp 60 miliar karena masyarakat makin penasaran dengan pembiayaan syariah,” kata Ronald kepada Kontan.co.id, Kamis (2/8).

Read more ...

BPR Syariah Fokus Melayani UKM, Usaha Mikro dan Kecil dengan Prinsip Ekonomi Islam

BPR Syariah merupakan salah satu jenis bank yang diizinkan beroperasi dengan sistem syariah di Indonesia. Aturan hukum mengenai BPR Syariah mengacu kepada Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 dan Peraturan Bank Indonesia (PBI).
Sesuai sistem perbankan nasional, BPR Syariah adalah bank yang didirikan untuk melayani Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Sektor UMK ini yang menjadikan BPR Syariah berbeda pangsa pasarnya dengan Bank Umum / Bank Umum Syariah. Dalam sistem perbankan syariah, BPR Syariah merupakan salah satu bentuk BPR yang pengelolaannya harus berdasarkan prinsip syariah.

Read more ...